Al Arqam bin Abu Al Arqam

Al Arqam bin Abu Al Arqam adalah putra Asad Al Makhzumi.

Dia tergolong sahabat yang As-Sabiquna Al Awwalun dan menyaksikan perang Badar. Nabi SAW pernah bersembunyi di rumahnya yang ada di Shafa. Nama ayahnya Abdul Manaf.  

Dulu dia termasuk seorang cendekiawan Quraisy yang masih hidup hingga masa daulah bani Umayyah.

Abdurrahman bin Abu Bakar Ash-Shiddiq

Dia adalah saudara kandung Ummul Mukminin Aisyah. 
Dia termasuk orang yang turut dalam perang Badar bersama orang musyrik, tetapi kemudian dia masuk Islam sebelum penaklukkan kota Makkah, sedangkan kakeknya Abu Quhafah masuk Islam setelah penaklukkan kota Makkah. 

Dia putra Abu Bakar yang paling tua, seorang pemanah terkenal dan gagah berani. Pada waktu perang Yamamah dia berhasil membunuh 7 pembesar mereka.

Dialah sahabat yang diutus oleh Nabi SAW pada waktu haji Wada’ untuk mengumrahkan saudara perempuannya, Aisyah, karena berhalangan. 
Dia wafat tahun 53 Hijriyah. 

Buraidah bin Al Hushaib

Dia adalah putra Abdullah.

Ada yang mengatakan bahwa Buraidah bin Al Hushaib masuk Islam pada waktu hijrah, yaitu ketika Nabi SAW melewatinya saat hijrah. Dia turut dalam perang Khaibar dan penaklukkan Makkah sebagai pembawa bendera. Nabi SAW juga pernah mengangkatnya sebagai penarik zakat kaumnya.

Selain itu, Buraidah pernah membawa panji Usamah ketika dia memerangi negeri Al Balqa‘, setelah Rasulullah SAW meninggal dunia.
Dia tinggal di Marwa dan menyebarkan ilmu di sana.

Buraidah pernah tinggal di Bashrah beberapa waktu, kemudian ikut memerangi Khurasan pada masa Utsman. Seseorang yang mendengarnya bercerita bahwa dia berkata di belakang sungai Jihun, “Tidak ada kehidupan kecuali mengusir kuda dengan kuda.”